kroscek
Dewi Gita, Arman Maulana, dan putri mereka.
Jumat, 19 Februari 2010 | 00:42 WIB
KRISDAYANTI (KD) - Anang Hermansyah pernah jadi ikon duet mesra pasangan artis dalam berbagai lagu romantis. Namun setelah keduanya bercerai, semua itu tinggal kenangan. Tak ada lagi pasangan artis yang memasok lagu-lagu mesra ke pasaran musik.
Nah, rupanya kekosongan ini dilihat Dewi Gita sebagai 'peluang pasar.' Dewi melihat ada kebutuhan konsumen penikmat musik yang menginginkan munculnya lagu-lagu baru bernuansa pop romantis yang dibawakan pasangan suami istri yang sama-sama berprofesi penyanyi.
"Karena Krisdayanti dan Anang sudah tidak ada, ini peluang bagus, " tutur Dewi Gita yang ditemui disela-sela pembuatan video klip lagu Maaf, di Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (17/2/2010 ) malam.
Dewi yang populer di era 1990-an lewat lagu Penari itu rupanya sudah menceritakan peluang bagus itu kepada suaminya, Armand Maulana. Meski Armand kelihatan tertarik dengan ide Dewi untuk membuat album duet, sayangnya vokalis grup musik Gigi itu masih belum merespon serius. Alasannya, Armand sendiri masih ekstra sibuk dengan grup Gigi dalam rangka manggung di berbagai kota. Mau tak mau, Dewi untuk sementara masih menyimpan obsesi tersebut.
"Aku sih mau bikin album duet, tapi Kang Armand enggak mau. Sudah diomongin dengan dia, tapi dia masih sibuk sama Gigi. Aku takut mengganggu jadwal dia. Aku sih mengerti, belum ada kesempatan untuk saat ini kali, " kata biduan bernama asli Dewi Yuliarti itu.
Biar belum direspon suami, sejauh ini artis yang kini menyibukkan diri sebagai sinden di acara situasi komedi Opera Van Java di sebuah teve swasta itu masih menggodok konsep album duet impiannya. Dewi tak mau sembarang duet, apalagi cuma coba-coba. "Memang untuk duet itu enggak gampang, butuh pemikiran. Aku enggak mau asal duet atau asal jual RBT (nada dering ponsel) saja," tutur artis yang pernah membintangi sinetron Lobi-lobi pada era 1990-an itu.
Di luar impian bikin album duet, Dewi Gita sudah cukup berbahagia bisa mengeluarkan mini album bertajuk Degi yang tertunda lima tahun. Padahal artis kelahiran 28 Juli 1970 itu sempat merasa jengkel ditolak perusahaan rekaman karena dianggap sudah tua untuk kembali mengorbit.
"Aku ditolak karena aku sudah ketuaan. Aku dibilang sepuh dan kalau manggung sudah nggak muda lagi. Tapi nggak apa-apa, itu hak mereka. Aku malah semangat," ungkapnya. "Album ini sebenarnya lima tahun yang lalu sudah kelar tapi belum siap dirilis. Saya bersyukur akhirnya diluncurkan juga ke pasaran, meski ada yang diperbarui, " lanjutnya.
Kini, Dewi sudah siap mempromosikan mini albumnya yang berisi lima lagu pop easy listening, seperti salah satunya lagu Maaf. Bantuan sang suami pun menambah keyakinannya.
"Kang Armand tetap kasih saran, kasih bumbu-bumbu. Itu yang membuatku semakin yakin untuk bisa kembali ke habitatku (dunia menyanyi) yang dulu pernah aku terjuni, " tutur artis yang tidak cuma pintar menyanyi tapi juga menari itu.
Dewi juga merasa siap mental untuk bersaing dengan para penyanyi pendatang baru yang rata-rata masih belia, segar dan energik. "Kalau soal bersaing, apa sih sekarang ini yang enggak saingan? Jadi kalau soal siap apa enggak, ya harus siap, " tegasnya.(Persda Network/abs/*)