Liga Itali
Inter Selamat Kendati Main 9 Orang
AFP
Bek Inter Milan, Walter Samuel (tengah) menerima kartu merah setelah mengganjar penyerang Sampdoria, Nicolas Pozzi, dalam laga Serie-A, Sabtu (20/2/2010).
Senin, 22 Februari 2010 | 02:48 WIB

TRIBUN, MILAN - Mendapat dua kartu merah sehingga bermain sembilan orang di sebagian besar laga, Inter Milan bisa memaksakan hasil imbang 0-0 dengan Sampdoria, dalam duel Serie-A, Sabtu (20/2/2010).

Ini adalah hasil imbang ketiga yang diraih Inter secara beruntun di Serie-A, sekaligus membuat posisi mereka di puncak klasemen terancam tidak aman.

Inter saat ini mengoleksi 55 poin atau unggul delapan angka dari AS Roma di tempat kedua dan sepuluh angka dari AC Milan di tempat ketiga. Kedua tim ini masing-masing memiliki dua dan satu laga tunda.

Nasib apes yang menimpa Inter tak lepas dari performa apik Sampdoria, terutama di babak pertama. Selain bertahan dengan sangat baik mematahkan serangan Inter, Sampdoria juga mampu menciptakan sejumlah ancaman serius ke gawang Inter.

Dalam beberapa momen, barisan belakang Inter tampak kerepotan menghadapi agresivitas Sampdoria. Samuel dan Cordoba pun terpaksa melakukan pelanggaran untuk menghentikan laju lawan.

Keduanya sempat mendapat peringatan berupa kartu kuning. Namun, rentetan aksi berbahaya pemain Sampdoria sepertinya tak memberi pilihan bagi kedua bek tersebut, untuk mengambil risiko diganjar kartu kuning kedua.

Samuel menjadi korban pertama ketegasan wasit. Di menit ke-32. Saat itu, ia menyikut Nicola Pozzi yang sedang menggiring bola. Samuel  yang kesulitan menjangkau Pozzi kemudian merebut bola dan ayunan sikutnya mengenai Pozzi. Tanpa ampun, wasit Paolo Tagliavento mengacungkan kartu kuning keduanya.

Merasa di atas angin, Sampdoria kemudian berusaha mengalirkan serangan lebih deras. Mereka pun kembali berhasil merusak permainan Inter, yang sedang membangun konsolidasi baru.

Dalam satu momen di menit ke-38, Pozzi kembali melakukan pergerakan berbahaya. Namun, aksi sprint Pozzi kembali dihentikan sebuah jegalan, yang kali ini berasal dari Cordoba. Wasit Tagliavento pun dengan dingin mengacungkan kartu merah dan menulis nama Cordoba dalam catatannya.

Sementara pemain mereka berguguran, Inter semakin kehilangan daya serang. Untung saja, meski gagal mencetak gol, mereka berhasil mempertahankan kemurnian gawang hingga akhir babak pertama.

Kehilangan dua pemain di babak pertama, tak membuat Inter patah arang. Mengandalkan kecepatan pemain depan, umpan-umpan panjang, dan bola mati, mereka terus mencari gol.

Di sisi lain, Sampdoria malah gagal mengoptimalkan keunggulan jumlah tentara. Entah kenapa, sepanjang babak kedua, mereka malah sering melakukan kesalahan dalam mengumpan.

Buruknya performa Sampdoria di babak pertama mencapai puncaknya ketika wasit menghadiahkan kartu kuning kedua untuk penyerang Giampolo Pazzini di menit ke-75, menyusul pelanggarannya kepada Dejan Stankovic.

Keluarnya Pazzini membuat melambungkan semangat Inter. Mereka pun semakin percaya diri melakukan serangan. Hasilnya, di menit ke-78, Samuel Eto'o nyaris membawa Inter unggul. Memanfaatkan umpan Goran Pandev, Milito menembakkan bola ke sudut kiri bawah gawang Sampdoria, yang sayangnya bisa diblok Marco Storari.

Tak mau memberi peluang lawan, Inter terus berusaha melakukan tekanan. Toh, skor 0-0 tak berubah hingga akhir laga. (*)

Susunan pemain:
Inter: Cesar; Zanetti, Samuel, Cordoba, Maicon; Cambiasso; Muntari (Lucio 35), Stankovic; Sneijder (Thiago Motta 81); Eto'o, Milito (Pandev 75)
Sampdoria: Storari; Ziegler, Lucchini, Gastaldello, Zauri; Guberti (Mannini 56), Poli (Tissone 79), Palombo, Semioli; Pazzini, Pozzi.

SUMBER:KOMPAS.COM

komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
© 2010 Tribun Manado. All rights reserved