AP Photo/David Lillo
Kendaraan bergulingan akibat gempa berkekuatan 8,8 SR di dekat Santiago, Cile, Sabtu (27/2/2010) waktu setempat.
Minggu, 28 Februari 2010 | 21:52 WIB
TRIBUN MANADO, JAKARTA — Gempa berkekuatan 8,8 skala Richter di Cile akan menimbulkan gelombang tsunami kecil di enam titik di Papua, Indonesia.
"Kalau dari peringatan Pusat Peringatan Tsunami Pasifik (PTWC), tsunami kemungkinan akan terjadi pada 28 Februari 2010 sekitar pukul 03.02 GMT atau sekitar pukul 10.00 WIB," kata analis gempa dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Sujabar, di Jakarta, Minggu (28/2/2010).
Enam titik di Papua yang akan dilanda tsunami kecil dari Cile adalah Warsa, Manokwari, Sorong, Bere-bere, Pattani, dan Geme.
Sujabar menjelaskan, ancaman gelombang tsunami kecil itu berdasarkan hasil observasi dari PTWC di Hawaii. Tsunami terbesar akibat gempa Cile hanya mencapai ketinggian 2,3 meter. Selain itu, belum ada laporan korban jiwa akibat tsunami itu.
"Di Peru saja, yang terdekat dengan Cile, hanya terjadi tsunami sekitar 0,4 meter. Apalagi di Papua, pasti jauh lebih kecil," katanya.
Seperti diketahui, gempa berkekuatan 8,8 skala Richter mengguncang Cile sekitar pukul 13.34 WIB. Presiden Cile terpilih, Sebastian Pinera, menyebutkan bahwa korban tewas mencapai 120 orang.
Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menyebutkan, gempa berpusat di 35,826 lintang selatan dan 72,669 bujur barat atau 317 km barat daya ibu kota Cile, Santiago. Gempa ini berada di kedalaman 59,4 kilometer di lepas pantai Maule, Cile.
Gempa ini diduga berakibat parah di Kota Concepcion, kota terbesar kedua di Cile. Concepcion hanya berjarak 115 kilometer dari pusat gempa di kedalaman 59 kilometer.(KOMPAS.COM)