Selasa, 2 Maret 2010 | 23:20 WIB
TRIBUN, AMURANG - Sebanyak 35 Ibu Rumah Tangga (IRT) dari Kecamatan Tatapaan, Minahasa Selatan (Minsel), antusias mengatur jarak kehamilan, dan menciptakan keluarga kecil sejahtera.
Meski jarak tempuh dari desa jauh, namun mereka rela datang ke
Kantor Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (KBP3A), untuk mendapatkan KB Implan (susuk) secara gratis, Selasa (2/3/2010).
"Rasanya seperti digigit Semut (bivi), saat susuk dimasukan dibawah kulit saya,"ujar seorang ibu dengan antusias.
Pelayanan KB cuma-cuma ini, merupakan lanjutan pengobatan dan pelayanan KB gratis dari PMI, sejak pekan lalu di Desa Rap-Rap, Kecamatan Tatapaan.
"Pekan lalu 75 ibu yang mendaftar, hanya karena pelayaan lalu sudah sore, sehingga baru 14 orang yang sempat diberikan KB Implan, sisanya dilanjutkan disini," ujar Kasubid Pelayanan KBP3A, Rita Lintang SE.
Sementara itu, Kaban KP3A, dr Louisa Pongajouw, mengatakan, peserta yang ikut KB Implan sebanyak 35 orang, ditambah dengan 14 orang lalu, berarti dari 75 orang yang mendaftar, sudah 49 orang yang diberikan KB implan ini.
"Sebenarnya pelayan KB gratis hari ini, sekalian menyambung, perayaan hari kesatuan gerak, PKK, KB dan Kesehatan. Hanya, ditunda tanggal 11 Maret mendatang," ujar Louisa.(VID)