Rabu, 20 Januari 2010 | 03:58 WIB
TRIBUN, MANADO - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Sinyo Harry Sarundajang masih terbuka untuk diusung Partai Golkar sebagai calon gubernur periode 2010-2015 pada Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Sulut 2010, asalkan memiliki elektabilitas tinggi pada survei.
"Partai Golkar tetap terbuka terhadap figur siapapun untuk dicalonkan sebagai Cagub Sulut, asalkan tingkat keterpilihan sesuai hasil survei nanti cukup tinggi dan disegani warga," kata Wakil Sekretaris I Partai Golkar Sulut Edison Masengi di Manado, Selasa (19/1/2010)
Hingga saat ini Partai Golkar Sulut telah mengajukan tiga cagub dari internal partai, yakni Wakil Ketua Umum DPP Theo Sambuaga, Ketua DPD I Sulut yang juga Bupati Minahasa Vreeke Runtu dan Ketua DPD II dan Bupati Talaud Elly Engelbert Lasut.
Apalagi dalam petunjuk pelaksana (Juklak) DPP Partai Golkar No.2 Tahun 2009 disebutkan bahwa penentuan calon kepala daerah harus melalui mekanisme survei. "Kalau memang ada figur yang memiliki popularitas tinggi di luar tiga nama dari internal partai tidak masalah, selagi Golkar memosisikan untuk mencari kemenangan pada Pilkada," kata Edison Masengi.
Pengamat politik dari Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Fanly Pangemanan SSos. MSi menilai, peluang figur di luar internal Partai Golkar memenangkan survei ada di tangan Sinyo Harry Sarundajang, karena saat ini incumbent gubernur.
Beberapa survei dilakukan lembaga survei independen, tingkat elektabilitas Sarundajang selalu berada di atas dibanding tiga nama Cagub internal Partai Golkar. "Yang paling mengancam diinternal Golkar hanya Elly Lasut, karena program yang ditawarkan kepada rakyat cukup disegani," kata Fanly Pangemanan.(ant)