Top Stories
Polda Sulut Tahan Penculik Bos Gakeslab
tribun manado/fernando lumowa
Penasihat Gakeslab Sulut, Aloysius Haryono, korban penculikan.
Selasa, 26 Januari 2010 | 05:54 WIB

TRIBUN, MANADO -  Kepolisian Daerah Sulawesi Utara akhirnya menahan dua di antara pelaku penculikan terhadap Aloysius Haryono (59), Ketua Ketua Gabungan Pengusaha Alat-alat Kesehatan dan Laboratorium (Gakeslab) Sulut. Mereka ditahan Senin (26/1/2010) pagi, sekitar pukul 06.40 Wita,

Dua pria yang ditahan di Mapolda Sulut masing-masing bernama Danfly Sumendong alias Coks dan Farry Langitan. Mereka ditahan setelah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Sat Ops Polda Sulawesi Utara.

Belum ada keterangan resmi dari kepolisian, apakah mereka sudah berstatus tersangka atau belum. Sementara Mahendra Gautama (32), pria yang diduga otak penculikan, masih menjalani pemeriksaan hingga berita ini diturunkan.

Informasi dari seorang penyidik Polda Sulut, kemungkinan besar Mahendra juga langsung ditahan, tapi masih menunggu gelar kasus, Senin siang ini. Gelar kasus dilakukan oleh penyidik dan Wakapolda Sulut, Kombes Pol Carlo Tewu.

Sedangkan dua perempuan yang berada di SwissBell Hotel bersama Mahendra Gautama dkk, diperbolehkan pulang setelah menjalani pemeriksaan.

Sebagaimana dilaporkan sebelumnya, Aloysius Haryono (59), diambil paksa oleh dari sekelompok orang yang mengaku dari Polda Sulut, Sabtu (23/1/2010) dinihari.

Dia dibawa dari rumahnya di Lingkungan I, Winangun, Manado, ke SwissBell Hotel, Maleosan. Di sana telah menunggu Mahendra Gautama dan kelompoknya, di antaranya sejumlah pria bertubuh kekar. Haryono mengaku diintimidasi dan dipaksa membayar fee proyek pengadaan alat kesehatan. 

Polisi mencokok Mahendra Gautama di Hotel Swiss Belhotel Maleosan pukul 11.00 Wita, Senin (25/1/2010), atau dua hari setelah menerima laporan korban penculikan, Sabtu pekan lalu. Petugas membawanya ke Mapolda Sulut guna menjalani pemeriksaan.

Haryono menuturkan, sekitar pukul 05.00 Wita, Sabtu (23/1/2010), dirinya diseret ke mobil dan diturunkan di depan lorong menuju rumahnya. Saat itu, seorang pria kembali mengancam. Tak terima perlakuan itu, dirinya mengadu ke Poltabes siang harinya, pukul 14.00 Wita. Merasa tak ada respon, dia melapor ke Polda pukul 18.00.(NDO)

komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
© 2010 Tribun Manado. All rights reserved