tribun manado/kevrent sumurung
Mobil curian jenis Suzuki APV yang dimasukan dari Banyumas, Jawa Tengah, ke Manado.
Senin, 8 Februari 2010 | 20:25 WIB
MASIH DUA MOBIL
*) Polsek Wenang masih memburu dua mobil lainnya. *) Dua mobil asal Jawa Toyota Kijang Innova dan Toyota Avanza. *) Korban Poniran urus dokumen pengembalian mobilnya.
TRIBUN, MANADO - Siapa sangka Kota Manado bisa jadi tempat yang aman bagi sindikat penjualan mobil curian, sebelum jajaran Polsek Wenang dan Poltabes Manado mengungkap hilangnya mobil Suzuki AVP milik Poniran, warga Banyumas, Jawa Tengah.
Pengusutan kasus pencurian mobil ini setidaknya menjadi bukti permulaan yang kuat. Setelah berhasil menemukan barang bukti mobil curian yang diberi nomor polisi palsu, DB 4036 AG, petugas mengungkap fakta baru.
Dari hasil penyelidikan, masih ada dua mobil asal Jawa lagi, yakni Toyota Innova dan Toyota Avanza yang kini tengah dilacak keberadaannya oleh petugas.
AKP Anthony Weno, Kapolsek Wenang mengungkapkan, kasus tersebut masih ditindaklanjuti. terungkapnya fakta baru ini setelah petugas meringkus RC anggota PNS POM Tikala dan seorang oknum anggota TNI.
"Saat ini kami masih terus mencari informasi mengenai keberadaan kedua unit mobil tersebut, mengenai penahanan tersangka itu urusan Polisi Militer, karena tersangka dari pihak militer" ungkap Anthony Weno kepada Tribun Manado, di Manado, Minggu (7/1/2010).
Ia mengatakan, kasus pencurian mobil ini masih jadi prioritas, terus digenjot hingga terungkap tuntas.. Ia membenarkan, jajarannya terus berusaha melaca dua unit mobil, yakni Toyota Inova dan Toyota Avanza yang disinyalir kuat sebagai barang curian, yang dibawa dari daerah jawa ke Manado. Ini merupakan rangkaian hasil kerja sindikat ini.(*)
LAPORAN: TRIBUN MANADO/RYO NOOR